Wujudkan Ikon Wisata Baru Kampung Tenun di Kota Baubau

kampung tenun baubau warna warni

Kain tenun merupakan salah satu karya bangsa Indonesia yang telah diakui oleh masyarakat dunia serta dikukuhkan juga oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sebagai salah satu dari warisan budaya dunia non benda. Salah satu primadona untuk kain tenun Indonesia yaitu berasal dari Sulawesi Tenggara (Sultra). Pada 2017 lalu, pemerintah Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) Sultra telah menetapkan tiga motif kain tenun khas daerah setempat yaitu Kalo Sara, Jonga Bertanduk Lima serta Pohon Sagu. Setiap motif memiliki kandungan filosopi kearifan lokal budaya nenek moyang masing-masing daerah.

Di Sultra tepatnya di Kabupaten Buton, terdapat desa Sula’a yang merupakan salah satu kampung tenun tertua sejak abad ke-14. Di desa ini dapat dijumpai banyak perempuan penenun, bentangan kain tenun warna-warni, serta rumah adat Sultra (Banua Tada) di sepanjang kampung sehingga menjadikannya daya tarik tersendiri. Di kampung ini, para warga sangat ramah menyambut para wisatawan baik dari domestik maupun mancanegara. Senyum, sapaan serta obrolan siap menyambut dengan hangat di sekitar gode-gode yang merupakan ruang kosong di bawah bangunan rumah warga.

Kampung Tenun Warna Warni

Melihat potensi kain tenun di wilayah ini serta untuk mendukung program pemerintah di sektor pariwisata, Pacific Paint yang merupakan pionir perusahaan cat di Indonesia yang memproduksi cat dengan cakupan sangat komprehensif termasuk pelindung hasil akhir serta bahan kimia berkaitan dengan cat, pada akhir Juni 2018 melalui program tanggung jawab sosial (Corporate Social Responsibility/CSR) meresmikan Kampung Tenun Warna Warni di desa Sula’a, Kabupaten Buton, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara.

konferensi pers kampung tenun warna warni

Peresmian kampung tenun warna warni

kampung tenun baubau

Peresmian Kampung Tenun Warna Warni oleh Pacific Paint turut dihadiri oleh Sultan Buton dr H LM Izat Manarfa dan (Pj) Walikota Baubau Dr Ir Hado Hasina MT. Pacific Paint berharap melalui kegiatan CSR ini dapat turut melestarikan budaya asli Buton sekaligus mempromosikan Kampung Tenun Warna Warni sebagai destinasi wisata baru di Kota Baubau.

 

sudut kampung tenun baubau

mural kampung tenun warna warni

Kegiatan ini meliputi pemberian warna-warni baru untuk 107 rumah adat Banua Tada Malige yang dilengkapi dengan motif tenun dan 50 mural serta pengecatan 60 kapal nelayan. Pengecatan yang merupakan rangkaian perayaan 75 tahun Pacific Paint ini memakan waktu hingga dua bulan, menggunakan warna – warni cemerlang Metrolite (cat tembok) dan Glotex (cat kayu dan besi) yang merupakan produk unggulan Pacific Paint. Total selama pengerjaannya, Pacific Paint menyediakan 3.435 liter Glotex untuk mengecat rumah adat dan atap, 160 kaleng Glotex untuk pengecatan perahu nelayan, serta 700 galon Metrolite untuk dinding dan pagar.

pantai kampung tenun baubau

kampung tenun baubau penuh warna

rumah adat kampung tenun warna warni

Rumah adat Banua Tada terbuat dari kayu yang disusun dengan sistim saling mengunci sehingga tidak memerlukan paku dalam pembuatannya. Bahan kayu pada Banua Tada cocok untuk dicat menggunakan Glotex, cat kayu Pacific Paint yang berkualitas dan sudah teruji ketahanannya. Sedangkan untuk kreasi mural, dikerjakan menggunakan cat Metrolite yang memiliki banyak pilihan warna dan tahan terhadap cuaca.

Ikon Wisata Baru di Indonesia

Hadirnya Kampung Tenun Warna Warni yang diinisiasi oleh Pacific Paint kini menjadikannya ikon wisata baru di Indonesia. Para wisatawan akan merasakan pengalaman berwisata yang lengkap mulai dari mendapatkan ilmu mengenai sejarah kain tenun di Indonesia, perikanan, menikmati pemandangan pantai, berswafoto di rumah adat maupun di depan mural yang unik. Beragam mural yang dikerjakan oleh tujuh orang muralist yang diterbangkan langsung dari Jakarta, menggambarkan orang yang sedang menenun, sarung khas Buton, nelayan, penari yang menggunakan sarung Buton, wisata laut, serta gambar kartun kesukaan anak-anak.

ikon wisata baru kampung tenun baubau

kampung tenun baubau ikon wisata

Tak lengkap rasanya apabila berwisata tanpa membeli buah tangan. Jangan lewatkan untuk berbelanja kain tenun dengan motif khas yang dijual cukup terjangkau mulai dari Rp 150.000. Kain tenun yang dibuat dengan menggunakan alat tenun tradisional tersebut dikerjakan langsung oleh para penenun di bagian bawah rumah adat Banua Tada masing-masing.

Mari berwisata ke Kota Baubau untuk meraih inspirasi penuh warna dari kain tenun serta  tentunya cat Metrolite dan Glotex dari Pacific Paint di Kampung Tenun Warna Warni, sehingga akan membuat liburan menjadi lebih indah. Jangan lupa berfoto di depan beragam mural kreatif yang memesona dan bagikan keindahan, keceriaan serta kebahagian melalui sosial media agar seluruh masyarakat di Indonesia dapat turut menikmati keberagaman warna dan meningkatnya kunjungan wisata ke Sulawesi Tenggara.

Selamat berkunjung dan salam warna warni!

2 thoughts on “Wujudkan Ikon Wisata Baru Kampung Tenun di Kota Baubau”

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *