Tips Cari Kerja di tengah Pandemi Covid-19

Pandemi virus covid-19 yang berlangsung sekitar satu tahun belakang ini tentunya membawa banyak perubahan di kehidupan manusia di dunia termasuk Indonesia. Sektor kesehatan dan perekonomian menjadi sektor yang sangat terdampak akan adanya pandemi ini. Seperti kita ketahui banyak perusahaan mengalami kesulitan untuk bertahan hingga harus melakukan pemutusan hubungan kerja terhadap para karyawannya, memotong jam dan upah lembur, serta menerapkan pembekuan dalam perekrutan. Di tengah situasi sulit ini, mencari pekerjaan menjadi tantangan tersendiri baik yang terkena dampak PHK maupun bagi yang baru menyelesaikan pendidikan. Lalu bagaimana mencari kerja di tengah pandemi?

Berikut ini 5 tips agar bisa mendapatkan pekerjaan selama pandemi virus corona covid-19:

1. Cek jaringan Anda

Semua orang pasti mengerti bahwa saat ini adalah masa yang sulit, ada baiknya biarkan teman serta keluarga mengetahui bahwa Anda sedang mencari pekerjaan, posisi dan jenis pekerjaan apa yang dicari sehingga mereka akan membantu mencarikan lowongan. Mereka akan memberi tahu Anda jika mereka mendengar sesuatu. Tak usah ragu untuk menghubungi mantan kolega dan bos jika Anda melihat atau mendapatkan info mengenai lowongan di perusahaan mereka. Besar kemungkinan mereka lebih cenderung mempekerjakan Anda dibandingkan pesaing karena mereka tahu keterampilan dan etos kerja Anda sebelumnya.

Di tengah pandemi dan keterbatasan untuk bertemu dengan banyak orang, maka strategi Anda harus diubah dalam menemukan networking baru. Anda bisa mencari para profesional yang aktif secara online menuliskan pikirannya, entah di platform Linkedin maupun jejaring sosial media lainnya. Bergabunglah dengan group chat seprofesi di Facebook, LinkedIn maupun lainnya serta terlibat aktif dalam percakapan maupun komentar sehingga membuat diri terlihat oleh orang lain. Pastikan untuk menjaga percakapan tetep profesional.

2. Lebih realistis

Di kondisi saat ini, perekonomian sedang lesu karena terdampak pandemi sehingga membuat Sebagian besar perusahaan tidak mampu untuk memenuhi ‘expected salary’ yang Anda harapkan, bahkan karyawan yang sudah ada kemungkinan diturunkan gaji atau bahkan terkenda pemutusan hubungan kerja. Meskipun tidak ada larangan untuk mencoba negosiasi soal gaji, tapi buktikan kepada perusahaan bahwa kamu memang layak digaji sekian.

Jika perusahaan tidak menyanggupi permintaan gaji yang Anda ajukan, cobalah untuk menurunkan ego dengan memperhitungkan kembali seluruh kebutuhan. Apabila diterima, maka buktikan bahwa Anda layak digaji sesuai dengan expected salary sebelum meminta kenaikan gaji ketika kondisi keuangan perusahaan sudah mulai membaik.

3. Kembangkan dirimu dengan mengikuti online course

Di rumah saja dengan terus memikirkan cara mencari lowongan kerja, menunggu panggilan interview, yuk cobalah untuk meningkatkan skills dengan cara mengikuti beragam online course atau e-learning agar meningkat kemampuan serta keahlian terkait bidang pekerjaan yang hendak digeluti. Ini juga menjadi salah satu cara agar Anda nantinya sudah siap untuk meraih peluang baru.

4. Membiasakan diri terhadap perkembangan digital

Kini tak asing lagi istilah Work from Home (WFH) yakni karyawan diminta untuk melaksanakan pekerjaan dari jarak jauh tidak perlu ke kantor. Begitupun wawancara kerja, kini dilakukan melalui telepon dan video, bukan secara langsung. Lebih sulit untuk melakukan wawancara telepon karena lebih sulit untuk menafsirkan reaksi seseorang tanpa melihat langsung muka dari pewawancara. Namun tak kalah sulitnya juga untuk melakukan wawancara melalui video karena merasa adanya rasa canggung berada di kamera. Pelajarilah cara serta temukan beragam trik seluk beluk wawancara melalui telepon dan video agar percakapan berjalan lebih lancar.

5. Jangan menyerah dan bersabar

Menunggu kesempatan datang berupa panggilan interview, dilanjut proses oleh pihak HRD hingga diterimanya menjadi karyawan di perusahaan yang diinginkan tentunya kini dilakukan di rumah saja. Sambil menunggu, ada baiknya mengisi waktu dengan update CV, membuat surat lamaran yang lebih baik, menambah kemampuan dan masih banyak kegiatan bermanfaat lainnya.

Dikarenakan banyaknya perusahaan yang menerapkan kebijakan bekerja dari rumah, maka ada kemungkinan proses lamaranpun akan memakan waktu sedikit lebih lama. Jangan terlalu khawatir, tetaplah bersabar, dan jangan putus harapan. Anda bisa kirim email atau menelepon untuk menanyakan perkembangan proses rekrutmen, namun jangan terlalu seringa tau menekan karena malah akan menggangu pihak recruiter.

Sebagai catatan akhir, selama pandemi ini sangat penting untuk fokus pada apa yang dapat Anda kendalikan. Menjalankan tips-tips di atas dengan tetap menjaga kesehatan maka Anda akan selalu siap setiap saat begitu kesempatan datang. Ketika pandemi ini berakhir dan kehidupan kembali berjalan normal maka Anda akan mudah menerima tawaran pekerjaan dan siap kembali bekerja.

Terus semangat dan good luck!