6 Cara Merawat Batu Alam Dengan Baik

Batu alam sudah menjadi salah satu pemanis dalam elemen dekoratif rumah dan beberapa bangunan, dan saat ini banyak sekali tempat yang menggunakan batu alam sebagai pemanis dalam ruangan. Tidak hanya itu, batu alam juga bisa menjadi salah satu bahan bangunan dasar pada dinding rumah kalian. Akan tetapi banyak dari kita tidak memperhatikan beberapa hal penting dalam merawat batu alam, merawat batu alam itu sendiri sangatlah penting untuk menghindari keropos pada batu alam.

Untuk merawat batu alam sendiri sebenarnya tidak sulit dan tidak memakan waktu yang cukup lama, akan membuat daya tahan pada batu alam menjadi lebih lama. Mimin ingin sedikit membagikan beberapa cara merawat batu alam supaya dapat menghindari pengeroposan pada batu alam, yuk simak ulasannya.

1. Amplas Batu yang memiliki tekstur lunak

Ada beberapa jenis cara merawat batu alam dan beberapa jenis batu yang lunak dan batu yang keras, jika kalian menggunakan jenis batu alam yang berwarna putih atau krem. Maka akan membutuhkan mengaplasan jika mengalami pengeroposan atau pelapukan yang cukup parah. Kalian hanya perlu mengamplasnya dengan merata secara berulang dan yang harus kalian ingat, ketika kalian melakukan proses pengamplasan pastikan kondisinya kering dan tidak mendung.

Proses selanjutnya adalah kalian bersihkan dengan spon dan tidak menggunakan sikat ataupun sikat kawat. Hal ini dapat membuat pengeroposannya semakin parah dan dapat merusak karakternya, jika sudah kalian bisa langsung menunggunya kering dan lakukan coating kembali.

2. Menggunakan Cairan Khusus

Cara ke 2 ini bisa kalian aplikasi pada batu yang cukup keras, sudah mengalami pelakukan dengan waktu yang cukup lama dan sudah memiliki lumut. Kalian bisa lakukan cara merawat batu alam ini menggunakan cairan pembersih porselen. Jika kotorannya susah sekali untuk di hilangkan, alangkah lebih baiknya kalian menggunakan cairan yang lebih berbahaya. Seperti air keras yang bisa dicampur dengan air dan dapat digosok menggunakan sikat secara perlahan. Lalu kalian bisa bilasnya hingga bersih dan proses terakhir harus kalian coating, mohon untuk berhati-hati juga ketika kalian menggunakan cairan porselen.

3. Memasang Kembali Batu yang Lepas

Ketika kalian melihat beberapa batu yang terjatuh dan terlepas, pasti sudah kalian buang atau kalian singkirkan. Sebenarnya untuk ini kalian bisa memasangnya kembali dengan cara-cara khusus, akan tetapi ada beberapa jenis batu yang harus kalian perhatikan. Seperti batu andesit yang memiliki ukuran yang lebih besar dan biasanya di aplikasikan pada tempat yang lebih tinggi, kalian bisa menggunakan bantuan seperti kawat. Pasang kawat di belakang batunya, untuk dapat bisa diaplikasikan pada bidang pemasang yang telah ditempatkan oleh paku.

Jika kalian menemukan batu sandstone atau jenis-jenis batu kapur, yang memiliki pori-pori cukup besar. Kalian perlu merendamnya terlebih dahulu sebelum kalian tempelkan kembali pada tempatnya. Alangkah lebih baiknya untuk membuat garis di belakang batu tersebut untuk dapat meningkatkan daya rekat yang membuat batu menjadi tahan lama dan lebih kuat.

4. Melakukan pengamplasan halus

Lalu cara merawat batu alam selanjut adalah [erawatan batu alam itu sendiri bisa kalian lakukan ketika sudah berumur 6 bulan setelah proses pemasangan. Kalian dapat melihat sedikit perubahan seperti tumbuhnya lumut, warna yang lebih kusam bahkan akan tumbuhnya sedikit jamur. Untuk perawatannya sangatlah mudah, kalian hanya perlu mengamplasnya dengan amplas yang halus pada batu yang mengalami pelapukan. Sentuhan terakhirnya kalian hanya perlu coating untuk dapat menjaga kualitas batunya tetap baik dan stabil.

5. Menggunakan ramuan khusus

Jika kalian sudah selesai dengan proses penghalusan atau proses pembersihkan, kalian wajib menggunakan ramuan khusus yang mudah untuk kalian buat. Kalian hanya perlu mencampur air dengan campuran sabun

6. Berikan sentuhan Coating

Kalian harus pahami, coating itu sendiri adalah hal yang paling penting untuk perawatan batu alam untuk menjaganya tetap awet dan berkualitas. Kalian harus pahami juga, hal utama atau musuh utama batu alam itu sendiri adalah debu yang menempel terlalu lama. Ketika kalian menggunakan batu alam yang memiliki pori yang cukup besar, coating adalah pelindung yang ampuh dan aman. Keunggulan lainnya ketika kalian menggunakan coating khusus batu alam adalah ketika proses pembersihan, kalian tidak perlu mengeluarkan tenaga ekstra. Karena kalian hanya perlu membersihkannya dengan sikat plastik yang tidak membutuhkan waktu lama dalam proses membersihkannya.

Yang harus kalian ingat, jangan pernah lupa untuk selalu menggunakan coating di akhir proses perawatan batu alam. Gunakanlah coating yang memiliki kualitas baik dan tahan lama ketika sudah diaplikasikan, jangan asal-asalan dalam menentukan coatingan untuk batu alam di rumah kalian. Jika kalian ingin bertanya, kalian bisa tulis di kolom komentar ya.

2 komentar untuk “6 Cara Merawat Batu Alam Dengan Baik”

  1. Ping-kembali: 12 Jenis Batu Alam Terbaik Untuk Rumah | Pacific Paint Indonesia

  2. Ping-kembali: 10 Warna Cat Kantor Terpopuler Di Tahun 2022 | Pacific Paint Indonesia

Komentar ditutup.