Pink pun Bisa Tampil Maskulin

Pink tampil maskulin

Banyak pria merasa keberatan jika pasangannya ingin mengecat rumah mereka dengan warna pink. Alasannya, warna pink dianggap kurang laki! Mereka khawatir hunian mereka akan terkesan sangat girly. Padahal warna pink justru dulunya identik dengan warna pria, lho!

hunian warna pink

Pada tahun 1435, seorang arsitek asal Italia bernama Leon Battista Alberti memperkenalkan ‘teori warna’. Dalam teori tersebut, warna pink dideskripsikan sebagai warna maskulin karena sifat warnanya yang tegas dan keras. Unsur warna pink juga cocok dengan unsur warna coklat, yang merupakan warna rambut kebanyakan pria di Barat. Sehingga di masa lalu, pink pun identik sebagai warna para pria. Justru warna biru yang dianggap sebagai warna perempuan.

Selain itu, seorang peneliti dari Universitas Maryland di A.S., Professor Jo B. Paoletti menyatakan dalam bukunya bahwa pada abad ke 18 hampir semua panti asuhan di Eropa menggunakan warna pink sebagai pakaian seragam anak-anak laki-laki. Sementara di A.S., sekitar tahun 1800an, warna cerah seperti putih, ungu dan pink umumnya justru digunakan para pria. Hingga tahun 1950an, pink masih identik dengan warna pria. Bahkan mobil berwarna pink keluaran Cadillac pun menjadi mobil paling diincar kaum Adam pada zaman tersebut.

pink cadilac

Lantas sejak kapan pink berubah menjadi berkesan feminin?

Menurut Professor Jo B. Paoletti, semua dimulai pada era 1970an di mana gerakan kesetaraan gender mulai gencar dikampanyekan. Salah satu media penyampaian kampanye adalah melalui fashion. Para wanita berlomba-lomba berdandan mengenakan pakaian pink dan mendandani anak perempuan mereka dengan warna pink agar setara seperti kaum pria. Efek dari kampanye tersebut kemudian berlangsung sampai sekarang dan secara perlahan warna pink justru bergeser menjadi warna feminin.

Di beberapa tahun terakhir ini, para pria di seluruh dunia pun mulai berani mengenakan warna pink baik untuk pakaian maupun warna hunian serta dekorasi. Nah, agar kesan maskulin tetap terasa, sebaiknya warna pink dipadukan dengan warna lain agar tidak mendominasi. Anda bisa memilih tone warna pink berikut ini:

Warna Pink Keunguan

Dikenal juga dengan nama warna ‘pink mauve’, warna ini berkesan modern dan sophisticated. Cocok untuk hunian kaum urban.

warna pink keunguan

Warna Pink Pastel Lembut

Hampir seperti warna putih, namun lebih hangat dan tidak membosankan, warna ini dapat menjadi alternatif untuk warna dinding baik interior maupun eksterior.

Warna cat tembok pink pastel

Warna Pink Rose Gold

Warna ini menjadi tren selama beberapa tahun terakhir. Cocok untuk pria maupun wanita yang tidak hanya digunakan untuk dinding, warna ini juga cantik digunakan untuk warna furnitur.

 

warna cat pink rose gold

Sebagai tips, hindari pemilihan warna pink terang, pink fuchsia, atau pink magenta untuk dinding karena kesan femininnya sangat kuat. Agar lebih terkesan ‘macho’, kombinasikan warna pink pada dinding dengan furnitur atau hiasan berwarna abu-abu, putih, atau cokelat kayu.

Bagaimana, siap mendekorasi hunian Anda dengan warna pink?

Salam warna warni!